Tingkatkan Kwalitas Pembelajaran,MAN 1 Kendari Terus Berinovasi

Metro Kendari6 Dilihat

Tingkatkan Kwalitas Pembelajaran,
MAN 1 Kendari Terus Berinovasi

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kendari terus berinovasi dalam menigkatkan kwalitas pembelajaran dan pelayanan kepada siswa. Salah satunya dengan transformasi digital yang merupakan bagian implementasi kebijakan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia. Digitalisasi dinilai jadi kunci peningkatan kedisiplinan guru dan siswa, sekaligus memperkuat peran orang tua dalam memantau aktivitas belajar anak.

Demikian dikatakan Kepala MAN 1 Kendari, La Tangkalalo S.Pd.,M.Pd., kepada jurnalis sultraindependen.com di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, digitalisasi diterapkan guna memastikan layanan pendidikan berjalan cepat, transparan dan terukur. Saat ini, Madrasah yang dipimpinnya sudah menjalankan sistem berbasis digital. Contohnya seperti e-jurnal, e-presensi dan e-counseling. Melalui e-jurnal, pihak sekolah dapat memantau kehadiran guru di kelas secara real time dari mana saja. Sementara e-presensi memungkinkan orang tua menerima notifikasi langsung terkait kehadiran anaknya di setiap jam pelajaran.

Menurut alumni program studi bahasa Inggris Unhalu itu bahwa jika siswa tidak mengikuti pembelajaran karena sakit atau mengikuti lomba, keterangan tersebut juga tercatat dalam sistem. Skema ini membuat orang tua tidak lagi hanya bergantung pada laporan manual, karena pemantauan dilakukan secara langsung dan transparan. Ini sangat membantu, baik bagi guru maupun orang tua. Pengawasan terhadap siswa pun tidak lagi sepenuhnya berada di tangan sekolah, melainkan melibatkan keluarga secara aktif.

Penerapan sistem tersebut bukannya tanpa kendala. Tangkalalo mengatakan, penerapan digitalisasi memiliki tantangan, terutama dari sisi anggaran. Beberapa aplikasi berbayar diperlukan menampung jumlah siswa yang mencapai hampir 1.300 orang, sementara layanan gratis memiliki keterbatasan kapasitas.

Tangkalalo juga mengatakan bahwa pihaknya terus mendukung siswa yang mengikuti berbagai lomba dan kompetisi. Misalnya Kompetisi LCT MIPA, Olimpiade Bahasa Inggris, Olimpiade Bahasa Arab, hingga cabang olahraga seperti bulu tangkis yang digelar di fasilitas berstandar nasional. Para juara berhak mendapatkan golden ticket, yakni jalur masuk MAN 1 Kendari tanpa tes seleksi.

Dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi, MAN 1 Kendari juga memperkuat pembinaan akademik. Sebagai madrasah berakreditasi A Unggul, MAN 1 Kendari memperoleh kuota jalur prestasi sebesar 40 persen, yang dibarengi dengan program bimbingan intensif sejak semester awal.(has)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *