Prof Azhar Bafadal Resmi Mendaftar Sebagai Calon Rektor UHO
Salah satu putera terbaik yang dimiliki Universitas Haluoleo (UHO) yaitu Prof. Dr. Ir. Azhar Bafadal, M.Si. secara resmi mendaftarkan diri dalam penjaringan bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo Periode Tahun 2026-2030. Prosesi pendaftaran dilakukan pada Jumat, 22 Mei 2026. Pendaftaran dikuasakan kepada Dr. Hadi Sudarmo, S.P., M.Si. karena yang bersangkutan sedang melaksanakan ibadah haji di Mekkah, Arab Saudi.
Pendaftaran diterima langsung panitia Pemilihan Rektor UHO yang diketuai Prof. Dr. Ir. Ali Bain, M.Si., IPU., ASEAN Eng. tepatnya pukul 09.00 WITA di ruang rapat Senat Univesitas Halu Oleo.
Diawali dengan penyerahan surat kuasa, selanjutnya pemeriksaan berkas secara langsung sesuai dengan syarat yang telah ditentukan panitia. Kemudian dilanjutkan penandatanganan hasil pemeriksaan berkas yang ditandatangani ketua panitia dan penerima kuasa. Kegaitan tersebut ditutup dengan foto bersama panitia pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo.
Dengan rekam jejak akademik panjang, kepemimpinan yang matang, serta kontribusi nyata dalam pengembangan pertanian dan pembangunan daerah, Prof. Dr. Ir. Azhar Bafadal, M.Si. tampil sebagai salah satu figur akademisi berpengaruh dalam kontestasi pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo periode 2026–2030. Ashar Bafadal yang selama ini juga dikenal sebagai salah satu kolumnis di salah satu media ternama di Sultra lahir di Kupang, 5 Desember 1967.
Prof. Azhar meniti perjalanan intelektualnya dari bangku Fakultas Pertanian hingga meraih gelar doktor bidang Ilmu Ekonomi Pertanian di Institut Pertanian Bogor dengan prestasi akademik istimewa, yakni IPK sempurna 4,00. Capaian tersebut menegaskan kapasitas intelektualnya sebagai akademisi yang konsisten menjunjung tinggi mutu pendidikan, riset, dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Di lingkungan kampus, Prof. Azhar dikenal sebagai sosok yang memiliki pengalaman kepemimpinan strategis dan kuat dalam tata kelola perguruan tinggi. Saat ini dia dipercaya menjabat sebagai Ketua Senat Fakultas Pertanian UHO, setelah sebelumnya mengemban berbagai posisi penting, mulai dari Sekretaris Senat, pengelolah Program Pascasarjana, hingga pimpinan pusat kajian dan pengembangan inovasi pertanian. Pengalaman tersebut memperlihatkan konsistensinya dalam membangun budaya akademik yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada penguatan kelembagaan universitas.
Tidak hanya aktif dalam dunia akademik internal kampus, Prof. Azhar juga memiliki kiprah luas di tingkat nasional dan regional melalui berbagai organisasi profesi dan lembaga strategis. Ia pernah memimpin PP PERHEPI dan terlibat dalam Dewan Riset Daerah Sulawesi Tenggara, menunjukkan pengaruhnya dalam perumusan kebijakan pembangunan berbasis ilmu pengetahuan. Keterlibatannya dalam penyusunan RPJMD, pengembangan SDGs daerah, hingga peta jalan riset dan inovasi Sulawesi Tenggara menjadi bukti bahwa gagasan akademiknya tidak berhenti di ruang kuliah, melainkan hadir secara nyata dalam pembangunan masyarakat dan daerah.
Produktivitas ilmiah Prof. Azhar juga tercermin dari berbagai penelitian, publikasi internasional, serta karya intelektual yang berfokus pada ekonomi pertanian, agribisnis pesisir, ketahanan pangan, dan inovasi pertanian berkelanjutan.
Berbagai program pengabdian masyarakat yang dipimpinnya, seperti pelatihan hidroponik, urban farming, hingga pertanian ramah lingkungan, memperlihatkan komitmennya dalam menjadikan universitas sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Dedikasi panjang tersebut mengantarkannya menerima sejumlah penghargaan bergengsi, termasuk Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia dan penghargaan akademik dari berbagai institusi nasional.
Dengan perpaduan kapasitas akademik, pengalaman manajerial, jejaring nasional, dan pengabdian kepada masyarakat, Prof. Dr. Ir. Azhar Bafadal, M.Si. dipandang sebagai representasi akademisi visioner yang memiliki kemampuan untuk membawa Universitas Halu Oleo menuju transformasi perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
Kepada jurnalis sultraindependen.com, Jumat (22/5) Prof Azhar Bafadal yang sedang menunaikan rukun islam kelima di Tanah Suci Mekkah membenarkan dirinya mendaftar dalam kontestasi pemilihan rektor UHO melalui timnya.(has)




